Sepeda Statis VS Sepeda Biasa, Mana yang Banyak Bakar Kalori?

Salah satu cara ampuh untuk menjaga berat badan adalah dengan menyeimbangkan antara kalori yang masuk dan keluar. Caranya adalah dengan melakukan berbagai aktivitas fisik, sesuai dengan jumlah kalori yang masuk.
Kamu mungkin pernah mendengar perbandingan makanan yang dikonsumsi dengan olahraga yang perlu dilakukan, misalnya makan satu porsi nasi goreng setara dengan latihan aerobik selama 60 menit. Sebenarnya, yang mendasari perhitungan tersebut adalah jumlah kalori yang masuk saat makan satu porsi nasi goreng dengan kalori yang keluar saat latihan aerobik selama 60 menit.
Inilah mengapa banyak orang yang fokus pada jumlah kalori yang dibakar saat melakukan olahraga demi menjaga berat badan. Lalu bagaimana dengan olahraga bersepeda? Berapa banyak ya kalori yang dibakar? Dan mana yang lebih banyak, apakah sepeda statis atau sepeda biasa ya? Yuk, cari tahu jawabannya!
Sepeda Statis VS Sepeda Biasa, Mana yang Bakar Kalori Lebih Banyak?
Bersepeda termasuk salah satu jenis latihan aerobik dan akan meningkatkan detak jantung maupun pernapasan selama latihan dilakukan. Latihan aerobik sangat baik untuk menjaga kesehatan organ jantung, paru-paru, maupun sistem peredaran darah.
Latihan bersepeda menggunakan sepeda statis maupun sepeda biasa sama baiknya. Melansir dari medicalnewstoday.com, kalori yang dibakar pada saat bersepeda selama 30 menit adalah:
- Kecepatan Sedang
- Berat badan 56,7 Kg = 210-240 Kalori
- Berat badan 70,3 Kg = 260 – 298 Kalori
- Berat badan 83,9 Kg = 311 – 355 Kalori
- Kecepatan Tinggi
- Berat badan 56,7 Kg = 300 – 495 Kalori
- Berat badan 70,3 Kg = 372 – 614 Kalori
- Berat badan 83,9 Kg = 444 – 733 Kalori
Bagaimana dengan perbandingan kalori yang dibakar antara sepeda statis dengan sepeda biasa atau outdoor? Masih bersumber dari medicalnewstoday, bersepeda statis ternyata membakar kalori lebih sedikit dibandingkan sepeda biasa. Namun, jumlah yang kalori yang dibakar lebih stabil karena kecepatan yang tetap, sementara pada sepeda biasa untuk mendapatkan pembakaran kalori yang stabil agak sulit untuk mempertahankan kecepatan tetap berada di angka yang sama.
Apalagi, jumlah kalori yang dibakar dengan latihan sepeda statis maupun sepeda biasa bisa dipengaruhi oleh berbagai hal, antara lain:
- Intensitas Latihan. Semakin tinggi kecepatanmu mengayuh sepeda, maka kalori yang dibakar akan semakin banyak.
- Jenis Kelamin. Pria akan lebih banyak membakar kalori dibandingkan wanita, dengan berat badan dan intensitas latihan yang sama.
- Berat Badan. Kalori yang dibakar akan semakin banyak pada orang dengan bobot yang lebih berat.
Sepeda Statis VS Sepeda Biasa, Mana yang Lebih Baik Dipilih?
Jika melihat dari manfaatnya, maka sepeda statis dan sepeda biasa memiliki manfaat yang sama baiknya bagi kesehatan tubuh maupun untuk menjaga berat badan. Namun, untuk menentukan mana yang lebih baik, maka ada beberapa hal yang bisa dijadikan bahan pertimbangan, di antaranya:
Kenyamanan
Latihan bersepeda menggunakan sepeda statis tentu akan lebih nyaman, karena kamu bisa melakukan latihan di rumah kapan saja kamu mau. Kamu juga bisa melakukan latihan sambil menonton, mendengarkan lagu, dan lainnya tanpa khawatir akan terjatuh.
Kestabilan Latihan
Latihan menggunakan sepeda biasa akan sangat dipengaruhi cuaca di luar. Jika hujan, maka kamu tidak bisa bersepeda. Artinya, kamu akan sulit melakukan latihan secara rutin, khususnya ketika sedang musim hujan. Sementara jika menggunakan sepeda statis, tidak peduli kondisi hujan, kamu tetap bisa melakukan latihan sepeda.
Dari informasi di atas, apakah kamu sudah memutuskan akan melakukan latihan dengan sepeda statis atau sepeda biasa? Jika kamu ingin menggunakan sepeda statis, maka kamu bisa membeli alat fitness ini di MG Sports & Music. Selain sepeda statis, kamu juga bisa membeli berbagai alat fitness lainnya di sini dengan kualitas yang terjamin pastinya. Jadi, sudah siap untuk memulai latihan sepeda rutin untuk membakar kalori?